CERITA SEX – DAPAT PERAWAN GADIS TETANGGA GARA BF

CERITA SEX - DAPAT-PERAWAN-GADIS-TETANGGA-GARA-BF
CERITA SEX - DAPAT-PERAWAN-GADIS-TETANGGA-GARA-BF

CERITA SEX – DAPAT PERAWAN GADIS TETANGGA GARA BF


CERITA SEX – DAPAT PERAWAN ABG TETANGGA GARA BF – Minggu sore hampir pukul empat. Setelah menonton CD porno sejak pagi penisku tak mau diajak kompromi. Si adik kecil ini kepingin segera dimasukin ke vagina. Masalahnya, rumah sedang kosong melompong.

Aku mencoba menenangkan diri dengan mandi, lalu berbaring di ranjang. Tetapi penisku tetap tak berkurang ereksinya. Malah sekarang terasa berdenyut-denyut bagian pucuknya.
“Wah gawat gawat nih. Nggak ada sasaran lagi. Salahku sendiri nonton CD porno seharian”, gumamku.

Aku bangkit dari tiduran menuju ruang tengah. Mengambil segelas air es lalu menghidupkan tape deck. Lumayan, tegangan agak mereda. Sempat terpikir untuk jajan saja. Tapi cepat kuurungkan. Takut kena penyakit. Salah-salah bisa ketularan HIV yang belum ada obatnya sampai sekarang.

Tiba-tiba pintu pagar berbunyi dibuka orang. Refleks aku mengalihkan pandangan ke arah suara. Rupanya Yoda Anak Gadis Tetannga.
“Selamat sore Om. Kak Mira ada?”
“Sore.. Ooo Lagi keluar yod,”
“Wah gimana ya..”
“Silakan duduk dulu. Baru ngomong ada keperluan apa”, kataku ramah.

Gadis berusia sekitar 22 tahun itu menurut. Dia duduk di kursi kosong sebelahku.
“Nah, ada perlu apa dengan mira? Mungkin Om bisa bantu”, tuturku sambil menelusuri badan gadis yang montok sekali.
“Ohh ada janji mau ngambil kaset film”
“Film apa itu?”, tanyaku. Mataku tak lepas dari dadanya yang tampak menonjol sekali.
“Film yang mesra2 dong”.
“Cari sendiri di rak bawah televisi itu”, kataku,
Yoda segera jongkok di depan televisi membongkar-bongkar tumpukan majalah di situ. Pikiranku mulai usil. Kulihati dengan leluasa tubuhnya dari belakang. Bentuknya sangat bagus montok. Pinggulnya padat berisi. Payudaranya besar dan Bulat. Kulitnya putih bersih. Ah betapa asyiknya kalau saja bisa menikmati tubuh.

Akhirnya aku bangkit menyusul Renny. Di dalam kamar kulihat anak itu berjongkok membongkar majalah di sudut. Pintu kututup dan kukunci pelan-pelan.
“Sudah ketemu Ren?” tanyaku.
“Belum Om”, jawabnya tanpa menoleh.
“Mau lihat Film bagus nggak?”
“Film apa Om?”
“Filmnya bagus kok. Ayo duduk di sini.”

Yoda menurut dan duduk disebelahku. Aku memasukkan CD ke VCD dan menghidupkan televisi kamar.
“Film apa sih Om?”
“Lihat saja. Pokoknya bagus”, kataku sambil duduk di sampingnya.
“Ihh..”, jeritnya begitu melihat intro berisi potongan-potongan adegan orang bersetubuh.
“Bagus kan?”
“Ini kan film porno Om?!”
“Iya. Kamu suka kan?”
Dia terus ber-ih.. ih ketika adegan syur berlangsung, tetapi tak berusaha memalingkan pandangannya.

Memasuki adegan kedua aku tak tahan lagi. Aku memeluk Yoda itu dari belakang.
“Kamu ingin begituan nggak?”, bisikku di telinganya.
“Aahh Apa-Apaan ini?? AWASS!”,katanya menghindariku
Kucium sekilas tengkuknya. Dia menggelinjang.
“Mau nggak gituan sama Om? Kamu belum pernah kan? Enak lo..”
“Janngann Macem2 yah!” Dia menggeliat berusaha lepas dari belitanku. Namun aku tak peduli. Tanganku segera meremas dadanya. Dia melenguh dan hendak memberontak.
“Mhhh Aaaahhhhhh Tolonnggggg” teriiakknya

Tangan kananku menyibak roknya dan menelusupi pangkal pahanya. Saat jari-jariku mulai bermain di sekitar vaginanya, dia mengerang. Tampak birahinya sudah terangsang. Pelan-pelan badannya kurebahkan di ranjang tetapi kakinya tetap menjuntai. Mulutku tak sabar lagi segera mencercah pangkal pahanya yang masih dibalut celana warna hitam.

“Ohh.. ahhhhs KURANGG AJAR!”, erangnya sambil berusaha merapatkan kedua kakinya. Tetapi aku tak peduli. Malah celana dalamnya kemudian kupelorotkan dan kulepas. Aku terpana melihat pemandangan itu. Pangkal kenikmatan itu begitu mungil, berwarna merah di tengah, dan dihiasi bulu-bulu lembut di atasnya. Klitorisnya juga mungil. bibirku segera menyerbu vaginanya. Kuhisap-hisap dan lidahku mengaduk-aduk liangnya yang sempit. Wah masih perawan dia. Yoda terus menggelinjang sambil melenguh dan mengerang keenakan. Bahkan kemudian kakinya menjepit kepalaku.

Lidahku pun makin dalam menggerayangi dinding vaginanya yang mulai basah. sampai-sampai memeknya orgasme dua kali. Lalu aku merangkak naik. Kulepas bajunya dan branya. Setelah kuremas-remas Payudaranya yang Kenyal itu beberapa saat, langung kusosor payudaranya kujilat, kuemut, kugigit pelan2 putingnya.

“Ahh..aaahhss ahhhss ooohh” keluh gadis itu. Tangannya meremas-remas rambutku menahan kenikmatan tiada tara yang mungkin baru sekarang dia rasakan.
“Enaak kan yod?” tanyaku sambil menatap wajahnya.
“Dasaaar Bajinggann!! Aahkkss..Oohhss ”
“Kamu pengin lebih enak lagi?”

Kedua kakinya kuangkat ke ranjang. Kini dia tampak telentang pasrah. Penisku pun sudah tak sabar lagi mendarat dimemeknya. Mulutku kembali bermain-main di vaginanya. Setelah kebasahannya kuanggap cukup, penisku yang telah tegak kutempelkan ke bibir vaginanya. Beberapa saat kugesek-gesekkan sampai Yodaa makin terangsang. Kemudian kucoba masuk perlahan-lahan ke celah yang masih sempit itu. Sedikit demi sedikit kumaju-mundurkan.

“Enakkan sayang? Ahhs Memekmu sempit”, kataku sambil mencium bibirnya sekilas.
Dia mengerang. Genjotan kutingkatkan meski tetap kuusahakan pelan dan lembut. Nah ada kemajuan. Leher penisku mulai masuk.
“AAHH Pelannn Sakiitt!!” Renny menjerit tertahan.
Aku berhenti sejenak menunggu liang vaginanya terbiasa menerima penisku yang berukuran sedang. Satu menit kemudian aku maju lagi. Sampai akhirnya.. “OOOUUUGGHHHHH”, dia menjerit lagi. Aku merasa penisku menembus sesuatu. Wah aku telah memerawani dia. Kulihat ada sepercik darah membasahi sprei.

Aku meremas-remas payudaranya dan menciumi bibirnya untuk menenangkan. Setelah agak tenang aku mulai menggenjot memeknya itu.
“Ahh.. ohh.. asshh..aaahhss ssshhh”, dia mengerang dan melenguh ketika aku mulai turun naik di atas tubuhnya. Genjotan kutingkatkan dan erangannya pun makin keras. Mendengar itu aku makin bernafsu menyetubuhi gadis itu. Berkali-kali dia orgasme. Tandanya adalah ketika kakinya dijepitkan ke pinggangku dan mulutnya menggigit lengan atau pundakku.

“Nggak sakit lagi kan? Sekarang terasa enak kan?”
“aahh…aaahhh..iiyaa…”

Sekitar satu jam aku menggoyang tubuhnya habis-habisan sebelum spermaku muncrat membasahi perut dan payudaranya. Betapa nikmatnya menyetubuhi perawan
“Gimana? eennakk kan? sayangg” tanyaku sambil memeluk tubuhnya yang lunglai setelah sama-sama mencapai klimaks.
“dasarr bajingann kamu! Udah ambil perawanku!”
“Nggak usah takut. ntar om kasih uang asal om mau pake kamu”
“benerann ini yah om?”
Aku ketawa. “Iyahh benerr asal kamu bisa service om”
Kuelus-elus rambutnya dan kuciumi wajahnya. Aku tersenyum puas bisa meredakan adik kecilku.

“Kalau pengin enak lagi bilang Om ya?”.
“iyah jangan diperkosa dong om,”
“Ya sayang maaf yah, Tapi memek kamu enak loh Om sampe Ketagihann”
Beberapa saat kemudian birahiku bangkit lagi. Kali ini Yodaa kugenjot dalam posisi menungging. Dia sudah tak menjerit kesakitan lagi. Penisku leluasa keluar masuk diiringi erangan, lenguhan, dan jeritannya. Betapa nikmatnya memerawani Gadis tetangga.


CLICK VIDEO >>> STREAMING BOKEP <<< CLICK VIDEO

CERITA SEX - DAPAT-PERAWAN-GADIS-TETANGGA-GARA-BF


Cerita Seks, Cerita Dewasa, Cerita Bokep, Cerita Mesum, Cerita Porno, Cerita Sex Sedarah, Cerita Hot, Cerita Panas, Cerita Sange, Cerita Sex, Memek Perawan, Cerita Sex Selingkuh, Cerita Sex Tante, Cerita Sex Kakak, Cerita Sex Abg, Cerita Pemerkosaan, Tante Kesepian, Cerita Sex Pembantu, Cerita Seks Dewasa , Cerita Dewasa Tante, Cerita Dewasa Tante Girang , Cerita Sex Anal, Cerita Sex Tetangga , Cerita Dewasa Spg, Cerita Dewasa Janda, Cerita Sex Sekolah,   Cerita Dewasa Sange, Cerita Dewasa Binal, Cerita Sex Psk, Cerita Dewasa Threesome, Cerita Dewasa Desahan, Cerita Dewasa Perkosa, Cerita Nakal